
SIDOARJO. KemiriNews . Com | Pemerintah Desa Kemiri, Kecamatan Sidoarjo, menggelar Rembuk Stunting sebagai bagian dari tahapan Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Pra Musrenbangdes). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyusun program prioritas percepatan penurunan stunting yang akan diintegrasikan dalam perencanaan pembangunan desa.
Kegiatan di pendopo balai desa Kemiri tersebut dihadiri oleh Camat Sidoarjo Muhammad Aziz Muslim, Kepala Desa Kemiri Choirul Anam, Pendamping Desa Majid, para kader Posyandu, serta unsur terkait yang berkomitmen mendukung percepatan penurunan stunting di Desa Kemiri. Kamis, (30/7/2026)
Dalam sambutannya, Camat Sidoarjo Muhammad Aziz Muslim menegaskan bahwa pelaksanaan rembuk stunting merupakan tahapan yang wajib dilaksanakan sebelum Musrenbangdes. Menurutnya, forum ini menjadi strategi penting untuk menyelaraskan program penanganan stunting agar tepat sasaran dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.
“Rembuk stunting itu wajib dan merupakan strategi dalam tahapan Pra Musrenbangdes. Kita menggunakan strategi gerak bersama, mengajak semua pihak berjalan bersama, bukan berjalan sendiri,” ujar Aziz Muslim.
Ia menambahkan, penanganan stunting tidak cukup hanya berhenti pada forum diskusi atau penyusunan rencana. Hasil rembuk harus diwujudkan dalam program dan kegiatan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Harapan kami, jangan sampai hasil rembuk stunting berhenti tanpa action, tetapi harus menjadi aksi nyata yang dilaksanakan bersama demi mewujudkan generasi yang sehat dan bebas stunting,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Kemiri Choirul Anam menyampaikan komitmennya untuk mendukung seluruh program percepatan penurunan stunting melalui sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, serta masyarakat. Hasil rembuk stunting nantinya akan menjadi salah satu dasar dalam penyusunan program prioritas pada Musrenbangdes.
Melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, Pemerintah Desa Kemiri berharap berbagai program pencegahan dan penanganan stunting dapat berjalan secara berkelanjutan, sehingga mampu meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak serta menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
