
SIDOARJO. KemiriNews . Com | Ribuan peserta jalan sehat dalam rangka HUT RI ke 81 Tahun di Desa Kemiri, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, berlangsung meriah dan sukses. Namun, di balik antusiasme warga mengikuti kegiatan tersebut, antrean panjang di toilet menjadi salah satu perhatian masyarakat.
Sejumlah warga terlihat harus mengantre untuk menggunakan toilet di sekitar lokasi kegiatan. Kondisi tersebut dinilai perlu menjadi bahan evaluasi, mengingat kegiatan masyarakat di Desa Kemiri kerap dihadiri banyak peserta. Minggu (30/8/2026)
Salah satu warga, Gondes, mengatakan kegiatan jalan sehat secara keseluruhan berjalan sukses. Namun, ia menyoroti fasilitas toilet yang dinilai masih perlu ditambah.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan sukses. Tetapi untuk antrean toilet cukup banyak. Seharusnya disediakan toilet alternatif sehingga warga tidak perlu mengantre terlalu lama,” ujar Gondes.
Ia berharap Pemerintah Desa Kemiri dapat menambah fasilitas toilet, khususnya di sekitar balai desa, yang nantinya bisa dimanfaatkan ketika ada kegiatan masyarakat dengan jumlah peserta yang banyak.
“Pemerintahan desa sebaiknya membangun lagi toilet. Nantinya kalau ada kegiatan masyarakat, warga tidak sampai antre sepertiini,” tambahnya.
Sementara itu, saat dikonfirmasi terkait antrean toilet tersebut, Sekretaris Desa Kemiri, Prijo Budi, menjelaskan bahwa sebenarnya terdapat fasilitas alternatif di sekitar lokasi.
Menurut Prijo Budi, ketika terjadi antrean di toilet, masyarakat sebenarnya dapat memanfaatkan toilet di sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang berada di samping balai desa. Namun, saat kegiatan berlangsung pagar sekolah tersebut dalam kondisi terkunci.
“Kalau saat antre masyarakat ke toilet, sebenarnya ada alternatif di samping balai desa, yaitu sekolah PAUD. Tetapi pagarnya dalam kondisi digembok,” jelas Prijo Budi.
Ia menambahkan, Pemerintah Desa Kemiri telah memiliki rencana untuk menambah fasilitas toilet guna menunjang kegiatan masyarakat ke depan.
“Insyaallah untuk rencana pembangunan toilet, kita akan bangun di belakang balai desa,” ungkapnya.
Rencana penambahan fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi solusi ketika Desa Kemiri menggelar kegiatan yang melibatkan banyak masyarakat. Dengan adanya toilet tambahan, warga diharapkan tidak lagi mengalami antrean panjang saat mengikuti berbagai kegiatan desa.
Meski demikian, antrean toilet tersebut tidak mengurangi antusiasme warga dalam mengikuti jalan sehat. Kegiatan tetap berlangsung meriah dan menjadi momentum kebersamaan serta mempererat silaturahmi antarwarga Desa Kemiri. (Kus)
