30 September 2026

SIDOARJO, KemiriNews.com | SIDOARJO, KemiriNews.com – Persoalan banjir dan genangan, penguatan ekonomi warga hingga pemberdayaan masyarakat menjadi perhatian dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Desa Kemiri, Kecamatan Sidoarjo. Berbagai kebutuhan tersebut dibahas sebagai bagian dari penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2027 yang digelar di Pendopo Balai Desa Kemiri, Senin (28/9/2026).

Musrenbangdes menjadi momentum bagi Pemerintah Desa Kemiri bersama BPD, RT/RW, tokoh masyarakat dan unsur terkait untuk menyatukan aspirasi warga serta menentukan program yang akan menjadi prioritas pembangunan selama satu tahun ke depan.

Kegiatan dihadiri Kepala Desa Kemiri H. Choirul Anam, Camat Sidoarjo Aziz Muslim, Ketua BPD Imam, Pendamping Desa Majid, tokoh masyarakat serta unsur terkait lainnya.

Musrenbangdes menjadi forum untuk menghimpun aspirasi dan kebutuhan masyarakat sebagai dasar penyusunan program pembangunan satu tahun ke depan. Sejumlah usulan dibahas, meliputi infrastruktur antisipasi banjir, normalisasi saluran, gorong-gorong, penguatan ekonomi warga, UMKM, BUMDes, pemberdayaan pemuda, kesehatan dan pembangunan manusia.

Kepala Desa Kemiri H. Choirul Anam menegaskan, seluruh usulan masyarakat akan dibahas berdasarkan skala prioritas dan kemampuan anggaran desa.

“Yang menjadi prioritas adalah aspirasi dan kebutuhan masyarakat. Infrastruktur seperti penanganan banjir, normalisasi saluran dan gorong-gorong harus dipetakan. Selain itu, BUMDes dan UMKM juga harus masuk dalam RKPDes,” ujar Choirul Anam.

Ia juga mendorong program pelatihan kerja, pemberdayaan UMKM, peningkatan keterampilan Karang Taruna, penguatan Posyandu serta pencegahan dan penanganan stunting. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan ekonomi dan kualitas sumber daya manusia.

Choirul Anam turut menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel, mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi pembangunan.

Sementara itu, Camat Sidoarjo Aziz Muslim menyampaikan bahwa seluruh kebutuhan dari masing-masing RT dan RW perlu dihimpun dalam Musrenbangdes untuk kemudian disusun berdasarkan skala prioritas.

“Semua kebutuhan dari masing-masing RT dan RW perlu kita tampung, kemudian disusun berdasarkan prioritas karena kemampuan dan anggaran desa tentu terbatas,” kata Aziz.

Ia menekankan pentingnya efisiensi penggunaan anggaran, baik untuk pembangunan infrastruktur maupun program perekonomian dan pemberdayaan masyarakat. Setiap program yang masuk dalam RKPDes diharapkan benar-benar. pungkasnya (Tim)