4 November 2026

SIDOARJO. KemiriNews.Com | Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Sidoarjo terus didorong agar tidak sekadar berdiri, tetapi juga mampu berkembang dengan tata kelola yang sehat, transparan, dan profesional. Untuk mewujudkan hal tersebut, sebanyak 45 bendahara KDKMP mengikuti pelatihan sekaligus sertifikasi kompetensi di Quest Hotel Surabaya, Selasa (3/11/2026).

Langkah ini menjadi bagian dari keseriusan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia pengelola koperasi, khususnya dalam menjalankan administrasi dan pengelolaan keuangan. Sebab, profesionalisme bendahara menjadi salah satu kunci penting dalam menjaga keberlangsungan dan kepercayaan anggota terhadap koperasi.

Kegiatan pelatihan dan sertifikasi tersebut dilaksanakan secara bertahap dengan total 225 peserta. Pada tahap pertama, sebanyak 45 bendahara berasal dari Kecamatan Sedati, Waru, Taman, dan Sukodono. Sementara tahap kedua dan ketiga berikutnya masing-masing dibagi menjadi dua kelas.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo, Mochammad Hudori, mengatakan bendahara memiliki peran strategis dalam menjaga kesehatan tata kelola koperasi.

Menurutnya, tugas bendahara bukan sekadar mencatat penerimaan dan pengeluaran uang, tetapi juga memastikan seluruh laporan keuangan tersusun secara akurat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Koperasi yang berlandaskan asas kekeluargaan tetap harus dikelola secara profesional, yaitu dengan tertib administrasi dan transparan dalam mengelola keuangan,” katanya.

Hudori juga menekankan pentingnya pemahaman bendahara terhadap prinsip pengelolaan keuangan, penyusunan laporan, administrasi perpajakan, serta berbagai ketentuan dan standar yang berlaku.

Ia berharap kompetensi yang diperoleh melalui pelatihan dan sertifikasi tersebut tidak hanya menjadi pengetahuan di atas kertas, tetapi benar-benar diterapkan dalam aktivitas pengelolaan koperasi sehari-hari.

“Kompetensi yang diperoleh melalui kegiatan ini hendaknya dapat diterapkan secara nyata dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga koperasi semakin sehat, profesional, transparan, dan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat, khususnya para anggotanya,” pesannya.

Melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia ini, Pemkab Sidoarjo berharap seluruh KDKMP mampu membangun sistem pengelolaan yang semakin baik, memiliki tata kelola keuangan yang sehat, serta berkembang secara berkelanjutan.

Dengan demikian, keberadaan Koperasi Merah Putih tidak hanya menjadi program pembentukan kelembagaan, tetapi benar-benar mampu memberikan manfaat ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Saya berharap pelatihan ini dapat menjadikan KDKMP lebih bermanfaat bagi masyarakat dan menjadi koperasi yang sehat,” pungkasnya. (Kus)