
SIDOARJO. KemiriNews.Com | Keamanan lingkungan bukan hanya urusan polisi. Kepedulian dan keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama mencegah tindak kriminalitas. Karena itu, Kapolresta Sidoarjo AKBP Bobby A. Condroputra turun langsung menemui warga Kecamatan Candi untuk mengajak seluruh elemen masyarakat bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Rabu (4/11/2026).
Ajakan tersebut disampaikan melalui program Sidoarjo Ajak Silaturahmi bersama masyarakat Desa Sugihwaras, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan yang berlangsung di Master Coffee 5, Desa Sugihwaras, itu menjadi ruang komunikasi antara kepolisian, pemerintah kecamatan, TNI, pemerintah desa, dan masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Candi Yuni Rismawati, Danramil Candi Kapten Inf. Nur Qomari, Kapolsek Candi AKP Inda Purwati, pejabat utama Polresta Sidoarjo, serta perwakilan kepala desa se-Kecamatan Candi.
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Bobby A. Condroputra menyampaikan bahwa program Sidoarjo Ajak Silaturahmi merupakan implementasi program prioritas Kapolri. Melalui kegiatan ini, kepolisian ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, membangun komunikasi, sekaligus menyerap aspirasi dan masukan warga demi mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Kapolresta juga mengingatkan pentingnya semangat Polisi Bersama Masyarakat dalam mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat tidak memberikan ruang bagi peredaran barang terlarang tersebut agar Kabupaten Sidoarjo tetap aman, damai, dan terbebas dari bahaya narkoba.
Selain narkoba, kewaspadaan terhadap tindak pencurian kendaraan bermotor (curanmor) juga menjadi perhatian. Warga diminta memastikan kendaraan diparkir di tempat aman, menggunakan kunci pengaman tambahan, serta tidak meninggalkan kendaraan tanpa pengawasan.
AKBP Bobby juga mengajak masyarakat menjaga kerukunan dan memperkuat kepedulian sosial di lingkungan tempat tinggal. Menurutnya, keterlibatan warga sangat penting untuk mendeteksi sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.
Perhatian khusus turut diberikan terhadap persoalan kenakalan remaja, mulai tawuran antarkelompok, balap liar, keterlibatan geng motor, pergaulan bebas, hingga penyalahgunaan narkoba.
Kapolresta mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi pergaulan dan aktivitas anak-anak agar tidak terjerumus dalam perilaku negatif maupun tindakan yang melanggar hukum.
Masyarakat juga diimbau bijak menggunakan media sosial. Jangan mudah percaya atau ikut menyebarkan berita bohong (hoaks), terlebih informasi provokatif yang berpotensi memicu konflik dan perpecahan di tengah masyarakat.
“Keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Dibutuhkan peran serta seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman dan kondusif,” pesan AKBP Bobby A. Condroputra.
Ia juga meminta masyarakat tidak ragu melapor apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan maupun tindak kejahatan. Warga dapat menghubungi Call Center Polri 110 yang bebas pulsa dan siaga selama 24 jam, atau menyampaikan laporan melalui Bhabinkamtibmas maupun kantor polisi terdekat.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi dialog dan tanya jawab. Masyarakat mendapat kesempatan menyampaikan secara langsung berbagai aspirasi, masukan, serta persoalan kamtibmas yang terjadi di lingkungan masing-masing.
Melalui program Sidoarjo Ajak Silaturahmi, Polresta Sidoarjo menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat. Bukan sekadar menjaga keamanan, tetapi juga mendengarkan keluhan, menyerap aspirasi, dan membangun kebersamaan demi terciptanya Kabupaten Sidoarjo yang aman, damai, dan kondusif. (Kus)
